Seorang Ibu

Nasib
hanya sesekali menghinggapi
berkubu dalam merana
seorang ibu
kasihnya nan mulia
menanti kunjungan cahaya mata
anugerah-Nya.

Nasib
hanya sesekali mengunjungi
pelihara dalam sebak tangisannya
seorang ibu
cintanya nan indah
menanti kunjungan cahaya mata
anugerah-Nya.

Dan tika melewati waktu itu
doa ibu kedengaran senantiasa
Allah Maha Esa
Allah Maha Pemurah
Allah Maha Penyayang
sesudah sekian lama waktu penungguan
seorang ibu
kasihnya nan mulia
cintanya nan indah
tangisan bayi dikurniai-Nya
kelahiran baru yang bakal menjelang tiba
bercucuran air mata ibu tak merasa
ahli keluarga baru penawarnya
alhamdulilah...

Bebaskah Kita?

Sesudah tumpahnya darah,
dicairkan bersama segumpal cinta,
sejarah tidak berhenti mengajar kita.

Bebaskah kita selagi kaki dirantai?
Bebaskah kita seandai lafaz mulut terburai?
Bebaskah kita sekiranya lidah terkelu?

Kiralah kita bangsa merdeka,
sambil melongo berdepan maharajalela,
melewati penyusuan ibu pertiwi kita...

Salam Perjuangan Kepada Saudara Harlym Yeo

Menjunjung seribu penghargaan kepada saudara Harlym Yeo yang bakal mendeklamasikan sajak saya yang berjudul "Kembalikan Laut Yang Biru" serta sajak "Membakar Bahtera" daripada Sasterawan Negara A. Samad. Said dalam siaran langsung di RTM esok (10-10-2009) melalui TV1 jam 7:30 - 8:30 pagi. Selamat berjuang ! Semoga perjuangan kami dalam memartabatkan bahasa kebangsaan sentiasa diberkati...

O Guru

"Langit hari ini terlalu biru, dicalarkan jadi luka dengan secalit sumpah," bisik guru Cina bercermin mata dari Pahang itu. Cermin besar yang dulu mengenal wajah kini serpihan kaca tanpa terukir indah...

O Bunga



O bunga

mari kita singkirkan semua bicara

daripada hidup mencium bau cinta

biar keruh di sebalik kata.


O bunga

mari kita lupakan panas di dada

daripada hidup dicengkam birokrasi manusia

biar hangat di sebalik tinta.


O bunga

mari kita rendahkan hidung separa

daripada hidup mengada-ngada

biar angkuh di sebalik rasa.

Barangkali Kampung Itu bernama MALAYSIA

Menelusuri kuntum-kuntum kemakmuran, barangkali menghiris sukma sejarahnya...

Mendengar laungan kebesaran bangsa, barangkali memudarkan daulatnya...

Menggetari jiwa sasterawan yang halus bahasanya, barangkali menemui sebuah kampung berbilang bangsa bernama MALAYSIA...

Majlis Rumah Terbuka Aidilfitri YB Dato' Saifuddin Abdullah